4 Ciri-Ciri SSD Rusak Atau Bermasalah

Keunggulan SSD dibandingkan hardisk (HDD) yaitu kemampuan dalam baca tulis data yang lebih cepat. Salah satu hardisk yang kami pakai yaitu SSD 120 GB Samsung 750 EVO. Sebenarnya saat beli SSD lebih tertarik yang 850 EVO, tapi karena stok habis dan yang ready hanya 750 EVo, ya sudah kami bungkus saja untuk dipasang di laptop.

SSD ini sampai saat ini masih baik dan semoga saja umurnya tetap panjang. Di artikel ini kami akan membahas apa ciri-ciri SSD rusak, aus atau bermasalah?

Ciri-Ciri SSD Rusak

1. Kecepatan baca dan tulisnya sangat lambat

Pada saat anda membeli SSD baru tentunya merasakan kecepatan yang sangat terasa daripada Hardisk. Kecepatan baca normal SSD yaitu 200 MBPS. Sedangkan kecepatan transfer file 6 GB ke SSD sekitar 30 detik. Nah jika kecepatan baca tulis semakin lemot, mungkin pertanda SSD bermasalah.

2. Ada file yang korup atau tidak dapat dibaca

Jika anda mendapatkan file Word, Excel, Powerpoint yang bisa dibaca di komputer lain tapi tidak bisa untuk kamu itu bisa jadi menandakan kerusakan SSD. Selain itu, pengaruhnya bisa terjadi Blue Screen of Death (BSOD) di Windows.

3. SSD Hanya Bisa Baca Tapi Tidak Dapat Menulis

Tanda-tanda SSD rusak berikutnya yaitu SSD yang cuma bisa baca tapi tidak bisa menulis. Jika sudah terjadi hal demikian, disarankan anda segera melakukan back up data daripada anda harus kehilangan data penting di SSD. Meskipun sudah banyak aplikasi recovery data tapi tidak menjamin data bisa terecovery 100 persen.

4. SSD langsung Matot

Apa itu matot? Matot adalah akronim dari mati total. Ciri-ciri SSD rusak yaitu tiba-tiba matot sehingga tidak berfungsi tanpa adanya pesan peringatan. Untuk itu disarankan anda memantau kesehatan SSD melalui fitur SMART sehingga anda tahu apakah SSD masih bagus atau sudah mulai mengarah aus atau rusak.

Baca juga:

Usia SSD tergantung produk dan merk. Sebagaimana klaim Samsung untuk produk SSD Samsung 120 GB 750EVO MTBF nya yaitu 1.5 juta jam. MTBF (Mean Time Between Failure) yaitu istilah dalam perhitungan kehandalan yang artinya waktu komponen/alat mulai beroperasi sampai dengan kegagalan/rusak. Kalau sudah habis MTBD nya maka ciri-ciri SSD rusak atau bermasalah akan terjadi.